skip to main
|
skip to sidebar
header
Ruang menoreh rindu, senja, dan cinta.
Seperti bait rindu yang harus diungkapkan, setiap helai kenangan juga harus dituliskan . . .
header
Browse »
Home
» » header
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Sekilas tentang,,,
Avan Fathurrahman
aku pernah menjadi luka, menjadi air mata, menjadi senyum, menjadi tawa, menjadi pilu, menjadi rindu, menjadi senja, menjadi cinta.
Lihat profil lengkapku
Followers
Blog Archive
►
2018
(2)
►
Oktober
(2)
►
2016
(2)
►
Mei
(1)
►
Maret
(1)
►
2015
(2)
►
Agustus
(2)
►
2014
(8)
►
Desember
(1)
►
Agustus
(3)
►
Juni
(2)
►
April
(1)
►
Maret
(1)
▼
2013
(17)
►
Desember
(2)
►
November
(1)
►
September
(3)
►
Agustus
(1)
►
Mei
(1)
►
April
(2)
►
Maret
(2)
▼
Februari
(2)
header
Saya, bola, dan sedikit catatan di hari minggu
►
Januari
(3)
►
2012
(104)
►
Desember
(7)
►
November
(5)
►
Oktober
(6)
►
September
(6)
►
Agustus
(9)
►
Juli
(8)
►
Juni
(13)
►
Mei
(8)
►
April
(11)
►
Maret
(28)
►
Februari
(2)
►
Januari
(1)
Diberdayakan oleh
Blogger
.
Labels
Catatan Harian
(50)
Nayla
(20)
Cinta
(16)
ceritaku
(14)
fiksi
(12)
renungan
(12)
suratku
(8)
Luka
(7)
Rindu
(7)
esay
(7)
senja
(7)
Puisi
(6)
catatan perjalanan
(5)
dongeng
(4)
surat cinta untuk calon istri
(3)
aku dan cupid
(2)
igauan
(2)
iseng
(2)
rumah rindu
(1)
Catatan Populer
Entah kenapa,,,
Hari ini,,, saya merasakan sesuatu yang membuncah di dada. Entah apa namanya… begitu rumit. Tapi saya sadar bahwa terkadang rasa itu t...
Ah, Kalilah,,,
Saat kembali melihat-lihat tulisan sendiri, ternyata saya sering gagal membuat dialog yang cerdas dalam cerpen atau naskah dra...
Menu ala santri,,,
Siang ini, selepas jam kantor saya pulang ke Pondok Pesantren tempat saya menimba ilmu. Rasa lapar sudah mengusik perut. Sebenarnya say...
Ungu, Laguku, dan sedikit cerita mengenaskan.
Hampir setengah tahun yang lalu, pada 15 November 2012 kebetulan saya nonton konser ungu di salah satu stasiun televisi swasta. Jika...
Surat Hati (7): Akulah, Lelaki yang terjebak dalam kutukan Rindu...
Gambarnya Copas google Akulah, Ay,,, Lelaki yang terjebak dalam kutukan Rindu. Denyar yang mengharu. Perih yang terindah. Memba...
Jika kau bosan,,,
Putri,,, Suatu saat nanti,,, entah di lembaran keberapa kebersamaan kita, jika kau sudah merasa bosan denganku, lalu engkau hendak p...
Jangan duakan kekasihmu,,,
Galau,,, Jika diberi pilihan, siapapun tentu tidak ingin diduakan. Karena itu sama saja dengan dinomorduakan. Tidak diutamakan. ...
Untukmu, yang tak pernah pudar dari rinduku…
A da jutaan R indu yang kadang terdiam syahdu. Di dermaga hatimu yang setia bersamaku. A da ribuan C inta yang tak teruca...
Suatu saat nanti,,, barangkali,,,
Kelak,,, Akan tiba saatnya bagiku untuk menyadari banyak hal. Rasa yang tak biasa, debar yang mendera, galau yang menyapa, ge...
SEHATI; antara kata dan bukti
Saya tulis catatan ini semata untuk mengingatkan diri sendiri tentang satu hal yang seringkali melingkupi hati dan pikiran saya akhir-akhir ...
Blogger templates
Blogger news
Beranda
Template oleh
Rumah Rindu
Didukung Oleh
Blogger
Tidak ada komentar:
Posting Komentar